Partisipasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “participation” adalah pengambilan bagian
atau pengikutsertaan. Menurut Keith Davis, partisipasi adalah suatu
keterlibatan mental dan emosi seseorang kepada pencapaian tujuan dan
ikut bertanggung jawab di dalamnya. Dalam defenisi tersebut kunci
pemikirannya adalah keterlibatan mental dan emosi. Sebenarnya
partisipasi adalah suatu gejala demokrasi dimana orang diikutsertakan dalam suatu perencanaan serta dalam pelaksanaan dan juga ikut memikul tanggung jawab sesuai dengan tingkat
kematangan dan tingkat kewajibannya (Wikipedia bahasa Indonesia).
Partisipasi ada dua bentuk, yaitu partisipasi vertikal dan partisipasi horizontal.
- Partisipasi vertikal adalah suatu bentuk kondisi tertentu dalam masyarakat yang terlibat di dalamnya atau mengambil bagian dalam suatu kegiatan, dalam hubungan masyarakat berada sebagai posisi bawahan.
- Partisipasi horizontal adalah dimana masyarakat dimungkinkan mempunyai prakarsa atau kesempatan untuk dimana setiap anggota / kelompok masyarakat berpartisipasi secara horizontal antara satu dengan yang lainnya, baik dalam melakukan usaha bersama, maupun dalam rangka melakukan kegiatan dengan pihak lain. Tentu saja partisipasi seperti ini merupakan tanda permulaan tumbuhnya masyarakat yang mampu berkembang secara mandiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar